“Tentang ini”

Kita akan berbicara. Ah, tidak. Jangan.


Pembicaraan selalu dibatasi tentang apa, dimana, dan seterusnya dan seterusnya.

Bagaimana kalau kita bercerita saja. Tentang apa pun juga.

Terserah, tak usah kita bebani diri dengan apa dan segala kroninya.

Kita akan sama dengarkan cerita itu, kita dengarkan.

Kita akan sama simak cerita itu, kita akan simak.

Jika cerita-cerita itu mengalir dari hati yang jernih, tentu hawa kesejukannya akan meneduhkan pada hati-hati yang lain.


Kita bercerita dengan hati. Suatu hati yang suci murni.

Hati seorang manusia kecil yang baru lahir.


Selamat tuk saling berbagi

Yunan Irshadi